TUGAS PAPER
MATA KULIAH AKUNTANSI BIAYA
Dosen pembimbing:
Bpk
dadieng kurniawan, SE. MSA

Oleh
Kurrota
a’yun (1561201049)
PROGAM
STUDI MANAJEMENT
FAKULTAS EKONOMI DAN ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS
ISLAM RADEN RAHMAT
KEPANJEN
MALANG
2016
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Setiap masalah pencatatan perhitungan
kekayaan pasti mempunyai tujuan apa yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan.
Dan dalam hal ini mulai di butuhkan sejak manusia mengenali arti nilai suatu
barang dan alat tukar. Sejak mengenal nilai arti suatu barang, manusia
melakukan tukar- menukar barang dengan memperhatikan nilai barang dan
memerlukan pencatatan perhitungan kekayaan. Seiring dengan adanya masa
globalisasi, pencatatan terus berkembang dari waktu ke waktu sampai kemajuan
peradaban manusia. Pencatatan ini sering kali di sebut sistem akuntansi. Sistem
akuntansi yang di gunakan yaitu akuntansi biaya yang di pakai dalam dunia usaha
saat ini yang di kemukakan oleh lucas paciolo pada tahun 1494 dari itali. Akuntansi
biaya merupakan penentuan harga pada suatu produk yang di lakukan dengan
pencatatan, penggolongan, penyajian teransaksi biaya dengan cara- cara tertentu
serta penafsiran terhadapnya. Dengan demikian penjelasan akuntansi biaya akan
di bahas secara rinci berikutnya.
2. TUJUAN
1) Untuk mengetahui definisi akuntasi biaya
secara lebih luas.
2) Untuk mengetahui penjelasan akuntansi biaya
lebih mendalam.
3) Untuk mengetahui fungsi tertentu dari
akuntansi biaya.
BAB II
PEMBAHASAN
I.
Pengertian akuntansi biaya
adalah suatu proses pencatatan,
penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk
atau jasa dengan cara- cara tertentu serta penafsiran terhadapnya. Akuntansi
biaya dalam arti luas adalah pengorbanan sumber ekonomis, yang di ukur dalam
satuan uang, yang telah terjadi untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam arti
sempit merupakan bagian dari harga pokok yang di korbankan dalam usaha untuk
memperoleh penghasilan. Jadi dapat di kutip lebih rinci akuntansi biaya adalah
proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan dan
penjualan produk atau jasa secara sistematis dalam transaksi biaya di sertai
penyajiannya dalam laporan akuntansi.
II.
Perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi.
Akuntansi manajemen
1. Fokus pengguna internal
2. Tidak ada aturan yang mengikat
3. Informasi keuangan dan non keuangan
bersifat subjektif
4. Penekanan pada masa mendatang
5. Evaluasi dan keputusan internal di dasarkan
atas informasi yang sangat terperinci
6. Sangat luas
Akuntansi biaya
1.
Fokus pengguna eksternal
2.
Harus mengikuti aturan tertentu dari pihak eksternal
3.
Informasi keuangan bersifat objektif
4.
Penekanan pada masa lalu
5.
Informasi mengenai perusahaan secara keseluruhan
6.
Lebih terperinci
III.
Fungsi dari akuntansi biaya
1.
Melakukan perhitungan dan pelaporan biaya pokok suatu produk
2.
Memperinci biaya atau harga pokok produk pada segenap
unsurnya
3.
Memberikan informasi dasar untuk membuat perencanaan
biaya dan beban
4.
Memberikan data bagi proses penyusunan anggaran
5.
Memberikan
informasi biaya bagi manajemen guna di pakai dalam pengendalian
manajemen
IV.
Macam- macam pengklarifisikan biaya
1.
Penggolongan biaya menurut objek pengeluaran
Nama objek pengeluaran adalah dasar penggolongan biaya. Misalnya bahan
bakar, maka seluruh pengeluaran yang terkait dengan bahan bakar disebut dengan biaya
bahan bakar.
2. Penggolongan biaya menurut fungsi pokok
perusahaan
Dalam perusahaan manufaktur ada beberapa fungsi yang dapat di
kelompokkan menjadi 3 bagian:
1) Biaya produksi yaitu merupakan biaya yang
terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi prodauk jadi yang siap untuk di jual. Biaya
produksi di bagi dua yaitu:
a)
Biaya bahan baku yaitu merupakan biaya yang di
keluarkan terkait dengan bahan baku pembuatan produk.
b)
Biaya tenaga kerja langsung. Merupakan biaya yang di
keluarkan dapat di perhitungkan secara langsung terhadap aktifitas tingkatan
produksi. Biaya ini juga mudah teridentifikasi karena besar kecilnya biaya ini
terkait pada aktifitas produksi. Contohnya: upah buruh pabrik, upah buruh
angkot dan upah lain- lain.
c)
Biaya overhead pabrik. Misalnya:
Ø Tenaga kerja tidak langsung yaitu biaya
yang di keluarkan tidak dapat di perhitungkan secara langsung terhadap
aktifitas produksi. Contohnya: gaji karyawan yang bekerja dalam departemen
pembantu, seperti departemen pembangkit tenaga listrik, uap, bengkel dan lain-
lain.
Ø Biaya bahan mentah tidak langsung (bahan
penolong)
Ø Biaya reparasi dan pemeliharaan yaitu
berupa biaya suku cadang, biaya bahan habis pakai, dan harga perolehan jasa
dari pihak luar perusahaan untuk keperluan perbaikan dan pemeliharaan perumahan,
bangunan pabrik, mesin, dsb.
2) Biaya pemasaran yaitu merupakan biaya yang
terjadi untuk melaksanakan pemasaran produk. Contohnya: biaya iklan, biaya
promosi, biaya angkutan dari gudang ke gudang pembeli, gaji karyawan, dsb.
3)
Biaya administrasi dan umun yaitu merupakan biaya
untuk mengkoordinasikan kegiatan produksi dan pemasaran produk. Contoh: biaya
gaji karyawan bagian keuangan, akuntansi, personalia, dan bagian hubungan
masyarakat, biaya foto copy, dsb.
3. Penggolongan biaya menurut hubungan biaya
dengan sesuatu yang di biayai.
Sesuatu yang di biayai dapat berupa produk atau departemen. Dalam
hubungannya dengan sesuatu yang di biayai, di bagi menjadi 2 bagian yaitu:
a) Biaya langsung yaitu biaya yang terjadi
yang penyebab satu- satunya adalah karena adanya sesuatu yang di biayai.
Misalnya: biaya produksi langsung terdiri dari biaya bahan baku dan biaya
tenaga kerja langsung.
b) Biaya tidak langsung yaitu biaya yang
terjadinya tidak hanya di sebabkan oleh sesuatu yang di biayai. Misalnya: biaya
produksi tidak langsung atau overhead pabrik dan biaya tidak langsung yang
terjadi di suatu departemen.
4. Penggolongan biaya menurut perilakunya
dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan.
Biaya ini di bagi menjadi beberapa bagian:
a) Biaya variable yaitu biaya yang jumlah
totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Contoh: biaya
bahan baku, biaya tenaga kerja langsung.
b) Biaya semivariabel yaitu biaya yang berubah
tidak sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Biaya semivariabel mengandung
unsure biaya tetap dan biaya variable.
c) Biaya semifixed yaitu biaya yang tetap
untuk tingkat volume kegiatan tertentu dan berubah dengan jumlah konstan pada
volume produksi tertentu.
d) Biaya tetap yaitu biaya yang jumlah
totalnya tetap dalam volume kegiatan tertentu. Contoh: biaya gaji.
5. Penggolongan biaya atas dasar jangka waktu
manfaatnya yaitu:
a) Pengeluaran modal adalah biaya yang
mempunyai manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Pengeluaran modal ini pada
saat terjadinya di bebankan sebagai harga pokok aktiva dan di bebankan dalam
tahun- tahun yang menikmati manfaatnya dengan cara di depresiasi, dsb.
b) Pengeluaran pendapatan adalah biaya yang
hanya mempunyai manfaat dalam periode akuntansi terjadinya pengeluaran
tersebut. Pada saat terjadinya, pengeluaran pendapatan ini, di bebankan sebagai
biaya dan di pertemukan dengan pendapatan yang di peroleh dari pengeluaran
tersebut.
PENUTUP
Kesimpulan
akuntansi biaya adalah proses pencatatan,
penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk
atau jasa secara sistematis dalam transaksi biaya di sertai penyajiannya dalam
laporan akuntansi.
Fungsi
dari akuntansi biaya:
1) Melakukan perhitungan dan pelaporan biaya
pokok suatu produk
2) Memperinci biaya atau harga pokok produk
pada segenap unsurnya
3) Memberikan informasi dasar untuk membuat
perencanaan biaya dan beban
4) Memberikan data bagi proses penyusunan
anggaran
5) Memberikan informasi biaya bagi manajemen
guna di pakai dalam pengendalian manajemen
Macam- macam pengklarifisikan biaya:
1) Penggolongan biaya menurut objek
pengeluaran
2) Penggolongan biaya menurut fungsi pokok
perusahaan
3) Penggolongan biaya menurut hubungan biaya
dengan sesuatu yang di biayai.
4) Penggolongan biaya menurut hubungan biaya
dengan sesuatu yang di biayai. Penggolongan biaya menurut perilakunya dalam
hubungannya dengan perubahan volume kegiatan.
5) Penggolongan biaya atas dasar jangka waktu
manfaatnya
Mulyadi,1993,akuntansi biaya,edisi ketiga,Yogyakarta:
BPFE universitas gunadarma.
Firdaus A. Dunia,1994,akuntansi biaya,Buku Satu
Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia,Jakarta.
Tresno lesmono,1998,akuntansi biaya,Yogyakarta:
Academia Akuntansi YKPN.